Suzuki Ajak Pelajar Peduli Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 07 Maret 2017 17:00


(ist)

CSR.id - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menggelar program corporate social responsibility (CSR) bertajuk Gesit yakni Gerakan Suzuki Peduli Keselamatan di SMPN 14 Bintara Bekasi Barat, akhir pekan lalu.


Strategic Planning Dept. Head PT SIS, R. Uchiki mengatakan angka kecelakaan yang terus meningkat setiap tahunnya cukup memprihatinkan kita semua. Apalagi lebih dari 50.000 kasus kecelakaan didominasi usia 15-24 tahun. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama, tak terkecuali Suzuki sebagai pelaku industri otomotif.


"Kami berharap edukasi keselamatan sejak dini dapat memberikan pengetahuan baru untuk menjadi lebih pintar dan bijak bagi generasi mendatang. Adalah sebuah tanggung jawab bagi perusahaan otomotif untuk terus mengimbangi kegiatan bisnisnya dengan tanggung jawab sosial, salah satunya melalui program keselamatan berlalu lintas," ujarnya di Bekasi, Jawa Barat, akhir pekan lalu.


Program Gesit merupakan acara edukasi tahun 2017 yang ditujukan bagi para pelajar SMP, yang merupakan usia mulai mengenal dunia otomotif dan pengguna jalan yang produktif, untuk menggugah mereka agar menjadi generasi pengguna jalan yang pintar.


Program ini sendiri menghadirkan professional trainer dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana yang memberikan edukasi sesuai dengan usia mereka yaitu tentang berkendara motor yang baik dan juga menjadi penumpang mobil yang aman.


Tak hanya sampai di situ, pada sesi ini juga dihadirkan salah satu korban kelalaian dalam berlalu lintas, sehingga pelajar bisa mendapat pengalaman lebih nyata. Safety riding demo juga menjadi agenda dalam acara kali ini.


Wakil Kepala SMPN 14 Bekasi, Darwati, S.Pd. mengucapkan terima kasih kepada Suzuki yang telah memberikan edukasi keselamatan berkendara dijalan raya kepada anak didiknya. Menurut Darwati, pendidikan yang seperti ini tidak didapatkan mereka di kurikulum sekolah.


"Tentunya program ini sangat membantu bagi mereka untuk lebih memahami dengan bijak arti keselematan dan keamanan sewaktu berada di jalan," ucapnya.


(ayb/int)


Berita Terkait
Aksi Pungut Sampah “Garbage Clean Action” Swiss-Belhotel Mangga Besar
Pertamina Kucurkan Rp 110 M Bantu 3.400 Petani Tebu di Lumajang
Bantuan untuk Pengungsi Gunung Agung
Pengemudi GO-JEK Galang Aksi Sosial untuk Pengungsi di Bali dan Padang
Rayakan Ulang Tahun ke-72, PT KAI Bagikan Benih Tanaman

Please login for commentKomentar
fajar
karena keselamatan nomor satu jadi harus lebih hati hati , perencanaan suzuki mengajal pelajar saat bagus karena bisa belajar
ata
Pelajar perlu tahu bahwa dijalan bukan soal keselamatan diri tapi juga keselamatan orang lain.
mama
Kadang banyak pelajar yang menggunakan kendaraan padahal mereka belum punya Sim , bagus kalau mereka diberi pengarahan dan pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas ini, diharapkan mereka tidak melanggar lagi
rasarasa
Sip..bukan hanya mengandalkan fungsi kendaraan namun juga mengingatkan pentingnya keselamatan saat berkendara
Linda
pengguna jalan baik pengemudi atau pejalan kaki memang perlu mendapat penjelasan agar mengerti pentingnya keselamatan di jalan.
Jaebum
Sosialisasi seperti ini memang lebih bagus ditujukan ke pelajar karena mereka biasanya bawa motor pada ngebut semua mungkin karena masih darah panas kali ya
princess
nah penting ni penyuluhan model gini
awil
edukasi kepada anak sekolah ini perlu, seperti pentingnya pakai helm kalo naik motor
lily
bagus sekali dengan adanya sosialisasi ini bisa membantu mengurangi pelanggaran lalu lintas
Marsim
Berner tuh pelajar emang harua di kasih pembelajaran cara berkendara yg baik dan benar,karena sekaramg ini bayak sekali kejadian kecelakan dan mereka sebagian anak di bawah umur.
12

Event

Men’s Expo 201720 Oktober 2017 - 22 Oktober 2017
Pasaraya Carnival14 Oktober 2017 - 12 November 2017
Indonesia Diecast Expo 201728 Oktober 2017 - 29 Oktober 2017
+ index