Aktifis Lingkungan Lepaskan 70 Tukik di Padang

Rabu, 24 Mei 2017 9:10


(ist)

CSR.id - Pegiat penyu Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Samudera Padang, Sumatera Barat, melepaskan puluhan ekor tukik dalam rangka memperingati hari penyu se-dunia, di kawasan Tugu Perdamaian Kota Padang pada Selasa, 23/5. Tukik yang dilepaskan dari jenis lekang dan sisik.


Penggiat Pokmaswas, Pati Hariyos  mengatakan pelepasan penyu ini juga sebagai salah satu bentuk sosialisai perlindungan penyu kepada masyarakat. "Kami telah melepaskan 70 ekor tukik dari jenis lekang dan sisik," katanya di Padang, Selasa.


Ia mengatakan dari 70 ekor tukik tersebut 50 di antaranya berasal dari tempat penetasan yang dikelola di kawasan Pantai Pasir Jambak yaitu dari jenis sisik 35 ekor dan lekang 15 ekor. "Selain itu juga mendapatkan tambahan tukik dari salah satu tempat konservasi penyu di Pantai Air Manis sebanyak 20 ekor dengan jenis lekang," kata dia.


Kegiatan ini digagas oleh para pemerhati penyu di Sumbar dan dihadiri ratusan masyarakat umum, penggiat penyu, serta wakil pemerintahan.


Lembaga lain yang ikut dalam kegiatan ini, antara lain, Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru, Universitas Bung Hatta (UBH), Akademi Teknologi Industri Padang (ATIP), Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar serta seluruh penggiat penyu.


Kepala Seksi Pendayagunaan dan Pelestarian (BPSPL) Padang, Suardi mengharapkan agar kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial belaka. Menurut dia melihat antusiasme masyarakat bisa dilihat betapa banyak yang peduli terhadap kelestarian penyu. "Untuk ke depannya kami mengharapkan tidak ada lagi masyarakat yang mengonsumsi telur penyu," katanya.


(ayb/int)


Berita Terkait
Semen Indonesia Serahkan 10.000 Bibit Tanaman Karet di Ponorogo
Hapus tattoo Gratis Untuk mereka yang ingin berhijrah
Nissan LightUp, Gerakan untuk Nyala Listrik Nelayan Pulau Tunda
Bank Indonesia Gelar Donor Darah
Peduli Lingkungan, Prajurit TNI di Solo Gelar Aksi Tanam Pohon

Please login for commentKomentar
fajar
semoga bisa dilestarikan dan tidak musnah
Jaebum
Semoga tukik yang dilepas kan ini nantinya bisa hidup hingga berusia puluhan tahun ya
ata
Tukik atau anak penyu ini diharapkan bisa berkembang biak dan bertahan hidup dialam bebas dengan baik dan bisa terus lestari
mama
Tukik itu dilepaskan ke laut supaya berkembang biak dan diharapkan bisa lestari dan bisa dilihat oleh anak cucu kita nanti
sumaryani
jagan di buru tukik biarkan mereka berkembang dan tetap lestari selamanya
princess
kayaknya di pantai yg ada di pulau jawa , gue sih lupa nama pantainya apa , juga ada kegiatan semacam ini
xx
Bagus bisa melepaskan gitu banyak tukik, semoga aja bisa berkembang biak dengan baik dan tidak diburu manusia lagi
mickey
wah akhirnya yah penyu2 banyak yang bebas dan tidak ada yang ditahan2 dan bisa hidup layaknya penyu dengan kebebasan
emma
memang hrs ada aktifis2 lingkungan spt ini, paling tidak utk membantu kelestarian alam dan populasinya
Renny
kura kura disana namanya tukik, aneh namanya tapi bagus kegiatan seperti ini. bisa lebih cinta lagi sama hewan -r-1
12

Event

Liga Seni Budaya19 Agustus 2017 - 19 Agustus 2017
Anime Festival Asia (C3 AFA)18 Agustus 2017 - 20 Agustus 2017
Lomba Foto Instagram16 Agustus 2017 - 31 Agustus 2017
Young On Top National Conference 201712 Agustus 2017 - 12 Agustus 2017
+ index